Kegiatan Selama Ramadhan Mahkamah Syar’iyah Suka Makmue, Ceramah Ba’da Dzuhur
Oleh: Anase Syukriza, S.H.I

Kamis, 15 April 2021 merupakan hari ketiga di bulan suci Ramadhan 1442 H, Mahkamah Syar’iyah Suka Makmue juga tidak mau ketinggalan untuk ikut memeriahkan bulan suci ini dengan kegiatan yang tentu diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah pada bulan yang penuh berkah ini. Mahkamah Syar'iyah Suka Makmue mengadakan kegiatan Ceramah Ba'da Dzuhur yang dilaksanakan pada Mushalla Al-Mahkamah dengan pembawa ceramah yang berganti-ganti setiap harinya. Para ASN Mahkamah Syar’iyah Suka Makmue diwajibkan untuk membawakan ceramah dan diberi kebebasan dalam pemilihan tema serta tampil sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pengurus Mushalla Al-Mahkamah. Kegiatan kali ini dibuka oleh Saudara Juanda Farhat, S.H.I. dan yang menjadi penceramah adalah Bapak Anase Syukriza, S.H.I.

Tema yang diangkat oleh penceramah pada hari ini adalah mengenai pentingnya bersyukur. Penceramah menyampaikan bahwa begitu cepatnya waktu berlalu dan mengingatkan kepada seluruhnya dan diri penceramah bahwasannya semua akan mati, kembali kepadaNya, yang ditinggalkan oleh manusia hanyalah nama.

Penceramah mengingatkan bahwa nikmat yang paling besar adalah nikmat istiqamah dalam Islam. Betapa banyaknya manusia yang sebelumnya hidupnya sulit, tetapi ketika diangkat derjatnya oleh Allah SWT dia lupa dan lalai akan kewajibannya sebagai umat Islam. Tetapi itulah manusia, diambil dari kata ‘nasia’ yaitu pelupa. Umat Islam dikatakan baik bukan hanya karena seberapa sering dia naik Haji ataupun Umrah, tetapi ketika dia bisa mengingatkan orang lain akan kebaikan, maka itulah umat Islam yang baik.
Penceramah mengingatkan bahwa, sesuatu yang sudah berlalu tidak mungkin dapat terulang kembali. Tetapi semua yang sudah berlalu tidak ada yang sia-sia, semuanya akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah SWT. Oleh karena itu, kita tidak boleh menyianyiakan waktu yang telah diberikan oleh Allah SWT, perbanyaklah waktu yang diberikan kepada kita untuk menjalankan seluruh kewajibannya dan menyebarkan kebaikan.
Penceramah mengatakan bahwa ada 7 golongan yang mendapat naungan dari Allah SWT di hari kiamat, salah satunya adalah pemuda yang selalu beribadah kepada Allah SWT, seandainya masa muda kita penuh dengan dosa ataupun lalai, Allah tetap akan membuka pintu taubat kepada kita, maka marilah kita sama-sama memperbaiki diri kita. Penceramah mengingatkan bahwa kita harus selalu bersyukur dan tidak boleh tergoda akan apapun, selalu mensyukuri apa yang diberikan kepada Allah SWT kepada kita. PN
